NISA...
....sekuntum bunga bangsa
Yakin suci di desa
Bekebaya kurung Nenda
Bebas dia dalam budaya
Di Hari Raya
Yakin suci di desa
Bekebaya kurung Nenda
Bebas dia dalam budaya
Di Hari Raya
Mengapa aku tiba tiba
Cemburu pula
Kumbang mana yang bertuah
Dibenar hinggap
Di kelopak bunga
Penghias sanggul
Atau tersisip di cuping telinga
Cemburu pula
Kumbang mana yang bertuah
Dibenar hinggap
Di kelopak bunga
Penghias sanggul
Atau tersisip di cuping telinga
Berakhir sudah kiranya
Pencarian aku akan sekuntum bunga bangsa
Yakin suci di desa
Berkebaya Kurung Nenda
Bebas dia dalam budayanya
Di Hari Raya
Pencarian aku akan sekuntum bunga bangsa
Yakin suci di desa
Berkebaya Kurung Nenda
Bebas dia dalam budayanya
Di Hari Raya
Nanti
Akan ku carikan
Selendang putih sutera
Buat tambah
Akan ku carikan
Selendang putih sutera
Buat tambah
Seri manisnya
(Sir Mohammad Sahari, 2018)
Honestly, I was, and am still flattered. Rasa tersentuh hati ada yang sudi mengalun puisi featured diri yang serba kekurangan ni. Too often we underestimate the power of a touch, a smile, an honest compliment, the smallest act of caring, even a kind word like this especially by strangers which have the potential to turn our life around. It. Makes. My. Day.
Everytime I feel disappointed with people, I read these over and over again to make me realise there is someone out there, even a stranger that really kind and sweet brightens your day in such an inspiring way.
They all strangers, high-positioned influential people that makes me honoured. Tak tahu macamana nak describe but I am happy! Simple as that-- happy.




