Pandang aku tepat pada mata dengan senyum. Ketawa bila melihatku ketawa dengan lawak paling bodoh itu. Jom,nikmati sisa sisa ini. Sebab kita, cuma sementara. Mungkin tak semua happy ending perlu sacrifice, tak semua cerita happily ever after harus melalui dugaan paling brengsek. Sebab kau lah happy ending buku aku yang belum mula, kau lah happily ever after aku yang semestinya hanya satu dalam sejuta. Kau juga dugaan-- paling cilanat.
Its too late, darling.